Table of Content

Keistimewaan Minyak Zaitun untuk Kesehatan


Siapa yang tak mengenal buah zaitun? Produk olahannya berupa minyak dan buah kalengan begitu banyak tersebar di pasaran. Tak hanya itu, kita bahkan menemukan nama zaitun dalam Al Quran.


(1) Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, (2) demi gunung Sinai, (3) dan demi negeri (Mekah) yang aman ini. (QS At Tin: 1-3)


Kira-kira kenapa ya, kok Allah mengabadikan nama buah ini dalam Al Quran?


Ternyata, ayat-ayat yang menyebutkan buah zaitun di dalamnya, menunjukkan pohon ini memiliki banyak keutamaan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, ”Hendaklah kalian menggunakan minyak zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena ia (minyak zaitun) berasal dari pohon yang diberkahi.” (HR Abu Daud)


Pun hal ini telah dibuktikan secara ilmiah oleh kedokteran modern. Dalam banyak temuan, mengonsumsi minyak zaitun dapat menekan gejala penyakit jantung koroner, kolesterol, darah tinggi, penyakit diabetes, obesitas hingga alzheimer. Selain itu, minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.


Meski kaya manfaat, Anda perlu memerhatikan jenis-jenis minyak zaitun dan metode pengolahannya. Sebab setiap jenis minyak zaitun memiliki cara pengolahan yang berbeda.


Secara umum minyak zaitun dibagi menjadi refined (contohnya olive oil biasa dan light olive oil) dan unrefined (contohnya olive oil extra virgin/EVOO).


Olive oil unrefined merupakan jenis minyak yang benar-benar murni. Ia mengandung lebih banyak antioksidan dan antiperadangan. Sementara, olive oil refined sudah melalui lebih banyak proses sehingga mempengaruhi tekstur minyak, rasa, dan warnanya.


Perbedaan ini otomatis mempengaruhi cara penggunaannya. Minyak EVOO tidak cocok digunakan untuk menggoreng, memanggang, atau membakar. Minyak jenis ini biasanya hanya digunakan sebagai siraman salad atau menumis sayur sebentar.


Jika ingin digunakan untuk memasak, Anda bisa menggunakan light olive oil. Minyak jenis ini memiliki titik didih yang lebih tinggi sehingga aman ketika dipanaskan.


Wadah berbagi ilmu melalui tulisan