HIKMAH BERSABAR HADAPI SAKIT



Sakit seringkali dianggap musibah yang tidak diharapkan. Namun jika dicermati, sakitnya kita juga termasuk ketentuan Allah. Maka tak sepatutnya berkeluh kesah apalagi sampai mencaci maki penyakit yang diderita.


“Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi.” (HR Muslim)


Selain menghapuskan dosa, pun ketika sakit ada banyak hikmah lain yang dapat kita petik. Apa saja? Yuk simak penjelasannya!


1. Sarana mendekatkan diri kepada Allah

“Dan apabila kami memberi nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdoa.” (QS Fushilat: 51)


2. Mendapat ganjaran pahala karena bersabar

“Sungguh semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika ia mendapapt kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya.” (HR Muslim)


3. Dapat menjauhkan diri dari siksa api neraka

“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dan api neraka.” (HR al Bazzar)


4. Sakit sebagai pengingat untuk bersyukur

Saat tubuh sedang sehat, tak jarang kita lalai dan lupa bersyukur. Karena itu, dengan adanya sakit dapat menjadi pengingat, agar kita senantiasa mensyukuri segala nikmat Allah, terutama dalam bentuk sehat, dengan banyak beribadah.


5. Sakit bisa menjadi momentum evaluasi diri

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS Asy Syura: 30)


Demikian beberapa hikmah yang bisa kita petik saat sakit. Semoga kita bisa terus memperbaiki dengan banyak-banyak bersyukur dan bersabar dengan segala ketentuan yang telah Allah tetapkan.


Narita Amalia Wadah berbagi ilmu melalui tulisan

Belum ada Komentar untuk "HIKMAH BERSABAR HADAPI SAKIT"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel